Saat ini ku coba menulis kembali menuangkan rasa hati yang lama tersimpan. Hari ini adalah hari ke duaku ditinggal anak anak untuk belajar di sekolahnya di Surabaya. PTM sudah di mulai, dan baru dua hari ini mereka bersamaan meninggalkanku sendiri di rumah. Terasa sepiii sekali tanpa mereka. Selama kurang lebih dua tahun kita bersama sama, bercengkrama, bersenda gurau dan bertikai bersama. Namun kini mereka meninggalkan ku sendiri disini demi untuk menggapai cita cita dan asa tuk masa depan. Terrasa ada yang hilang dari hati ku. Dua tahun bukan waktu yang lama dan juga bukan waktu yang sebentar. Itu adalah waktu yang cukup untuk kita, terutama aku, untuk bisa merasakan kembali kebersamaan antara ibu dan anak, seperti saat mereka belum bersekolah dulu. Alhamdullillah, kupanjatkan syukurku pada Mu ya Rab, Engkau masih memberiku kesempatan untuk menemani mereka dan merasakan suka dan duka dalam membersamai anak anakku. Kalian harus berpagi - pagi menjemput ilmu, di saat anak yang lain mungkin masih ada yang terlelap. Begitulah hidup, untuk mendapatkan sebuah kebahagiaan kita harus berjuang terlabih dahulu. Seagai mana pepatah mengatakan, berrakit - rakit dahulu berrenang - renamg kemudian. Bersakit - sakit dahulu bersenang senang kemudian. Tetaplah bersemangat menuntut ilmu anakku, karna ilmu itu adalah jendela masa depan kalian berdua, kita dan semua orang, belajarlah kalian dengan hati yang ikhlash, agar tak sia - sia segala usaha yang sudah kalian lakukan. Man jadda wajjada, siapa yang bersungguh sungguh pasti ia akan mendapatkan (keberhasilan). Hati ini selalu berdo'a memohonkan yang terbaik bagi kalian pada Dzat yang maha memiliki segalanya. Sandarkanlah asa hanya pada Allah semata. Rendahkanlah diri di hadapanNya. Dan bersabarlah. Ista'iinuu bishshabri washshalaat, mintalah pertolongan (kepadaKu (Allah) ) dengan shabar dan shalat. Jadikanlah itu landasan hidup kalian, niscahya Allah beri kemudahan untuk kalian di dalam meniti kehidupan ini. Aaamiin, aaamiin, aaamiin yaa rabbal'aalamiin.
Teruntuk anak - anakku : Mbak Putri, Mas Rizky dan Adek Rizma. Fatimah, Baengas, 120122, Bangkalan Madura