Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan

TARHIB RAMADHAN By : Yusri





بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Upaya makmurkan jatah  umur

Agar jiwa takwa menjadi subur

Ke haribaan Sang Maha Ghafur

Karena keberkahan tak bisa terukur

Perbanyaklah dzikir jangan melantur


Karena garis bilangan hidup dihitung mundur

Saat uban telah bertabur

Mata pun mulai lamur

Pandangan pun mulai kabur

Makan hanya mampu mengunyah bubur

Itu tandanya kita mendekati pintu kubur


Tadarrus al- Qur'an dalam tadabbur

Sadari khilaf dalam tafakkur

Tingkatkanlah ungkapan tasyakkur

Tunjukkan tawwadhu, jangan takabbur

hindarkan ujub, riya dan tafakhur

Karena Allahlah Sang Maha Luhur


Jika dalam Ramadhan benih amal tertabur

Petak tertata siap ditandur

Tidak ada kata terlanjur

Taushiyahlah dan saling menegur

Bahagia dan saling menghibur

Agar dosa-dosa senantiasa gugur


Lantunan kalam ilahi tertutur

Kalahkan nyanyian dalam partitur

Atau puisi hamba yang tersadur

Apalagi hembusan nafas dalam dengkur

Khatamkan Qur'an walau diangsur

Agar rahmat selalu terkucur

Taman hati subur karena terguyur


Murnikan ibadah tanpa tercampur

Faham ilahiyah yang simpang siur

Sembunyikan amal tanpa ingin termasyhur

Di bulan Ramadhan siap bertempur

Atur suhu ibadah dalam temperatur

Hingga kristal iman menghablur


Langitkan Saja

Jangan tanya mengapa dan siapa... 

Langitkanlah semua do'amu

Yakin, percaya, perluas kapasitas

Pantaskanlah diri


Jangan tanya kapan? 

Allah maha tau kapan do'a kita akan terkabul

Di waktu yang tepat

Allah tidak akan meninggalkan hambanya yang serius dalama ikhtiar dan do'a. 


Jangan lelah melangitkan do'a

Membumikan ikhtiar

Jangan berputus asa dari rahmat Allah

In Syaa Allah akan menemukan titik bahagia. 


Bersabarlah, do'a yang telah menembus langit tidak akan pernah kembali dalam keadaan kosong

Allah melihat perjuangan kita

Mendengar do'a² kita

Maka, yakinlah bahwa Allah tidak akan mengecewakan kita😇


Bismillah...

Semoga Allah meridhai

Menganugrahkan takdir yang indah

Membimbing setiap langkah

Agar apa yang dilakukan menjadi berkah

Dan apapun yang diusahakan berbuah indah

Di istiqamahkan keteguhan dalam beribadah. 


#langitkan



KALA FAJAR MENYINGSING by: Yusri

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

 Selamat pagi para Sahabat kalam,

Fajar telah menyibakkan Tabir malam 

Mengusir gelap malam yang kelam

Kuhaturkan sapa lewat salam

Dengan wajah ceria tanpa muram

Menunggu Sang surya menyapa alam


Suara adzan yang merdu merayu

Membawa hati dalam suasana syahdu

Penghambaan yang tergerak dalam ruku

Dalam sujud semuanya berserah tanpa ragu

Tiada kata yang ambigu

Karena yakin Al-'Alim Maha Tahu


Semoga sahabat kalam tetap sehat

Jauh kemelut berbalut afiyat

Pantik api motivasi kobarkan  semangat

Agar naluri literasi menggeliat

Tuk menebar ilmu yang bermanfaat

Yang membawa selamat dunia akhirat


Awali hari dengan untaian do'a

Lewat butiran kata dalam tasbih cinta

Pada al-Malik,  penguasa jiwa dan raga

Semoga niat di hati selalu tertata

Agar sinar Ilahi memancar dalam gulita

Hingga terusir rasa duka nestapa


اَللّٰهُمَّ بِكَ اَصْبَحْنَاوَبِكَ اَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَاِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Yusri, Smd

Do'a Pagi dan Sore sesuai SUNNAH NABI SAW #Muhasabah Kematian #GOOD HABITS of KAUSAKu4NKRI

Cocok sekali untuk dibiasakan bagi anak didik baik di keluarga maupun di masjid dan di sekolah. Rutinkan dan internalisasikan selalu setiap hari hingga jadi karakter berbasis adab qur'an dan sunnah Rasulullah saw untuk KEBAROKAHAN NKRI tercinta.
Bila kita telah tiada, semua amal kita kan terputus. Tiga yang akan tetap mengalir hingga ke kehidupan nanti, salahsatunya anak shalih yang senantiasa mendo'akan kita. Mari didik dan ajarkan do'a-do'a khas Rasulullah saw bagi anak keturunan dan anak didik kita semua. BUAT ANAK JANGAN COBA-COBA! (KAUSAKu4NKRI)


Self Motivated

Nabi Ibrahim tidak pernah tau jika api yang membakarnya akan terasa dingin

Nabi Musa tidak pernah tau lautan di depannya akan terbelah. 

Begitulah kita, saat ini mungkin kita merasa dalam keadaan yang sangat sulit dan ingin menyerah

Tapi kita harus yakin Allah akan menolong kita tanpa harus kita tau bagaimana caranya.

Yang harus diperbaiki adalah diri kita, hati kita, sifat buruk kita, prasangka kita, prilaku kita dan lisan kita. 

Ketika melihat kesakahan orang lain, lihatlah diri kita. 

Bisa jadi kesalahan kita lebih banyak dari kesalahan orang lain. Jangan pernah menganggap diri lebih baik dari orang lain. 

Karena sejatinya Allah yang lebih tau siapa diri kita.


#Julya

LENGKAP AUDIO BACAAN DAN TARJAMAH AYAT #ODOS at KAUSAKu4NKRI Edisi Hari ke-28 Lembar 28 Menuju Khatam Juz 3 #QS.003:46-61

 


Pantun ODOS at KAUSAKu4NKRI #Sehari Selembar Baca Al-Qur'an #One Day One Sheet

Inilah beberapa Pantun ODOS at KAUSAKu4NKRI karya para sahabat KAUSAKu. Semoga bermanfaat...


atau Tonton dengan Cara Klik INI

Halloo Januari🥰


Selamat datang...

Kisah yang baru dimulai hari ini, teruntuk diri,

terima kasih telah bertahan sejauh ini, 

Harapan di tahun yang baru ini, adalah tidak meminta untuk dimudahkan,

hanya meminta untuk dikuatkan dari kejadian diluar dugaan yang akan datang. 

Semoga cerita ditiap hari berikutnya semakin menarik dan tidak ada lagi luka yang berkepanjangan. 

Dan untuk luka yang kemarin, 

Terima kasih telah mengajarkan arti dari kedewasaan, 

Terima kasih untuk satu tahun dengan sejuta pembelajarannya, 

Smoga tahun ini bisa lebih bersinar lagi. 

Hari ini adalah halaman kosong pertamaku dari buku setebal 365 halaman. 

Semangat untuk menulis cerita terbaik dengan ending kebahagiaan. 

Ikhlas itu rahasia hati, malaikatpun tidak mengetahui yang tersirat di baliknya. 

Hanya Allah dan si pemiliknya saja yang tau sama ada Ikhlas atau tidak apabila melakukan sesuatu kebaikan.

MOTIVASI DIRI


Oleh : Desri Yanti, Palembang, yantidesri4@gmail.com

Jika kau terjatuh...  jangan lah engkau duduk dan menangis di tempat itu tapi berusahalah untuk berdiri lalu berjalan perlahan hingga engkau mampu berlari jauh meninggalkan tempat itu bahkan mendahului orang orang yang tidak pernah terjatuh. Karena kegagalan itu bukanlah penghalang kesuksesan, jadikan kegagalan awal dari kesuksesan. Tetap semangat...



MEMBACA QUR'AN BUKAN MEMBACA KORAN



Oleh : Desri Yanti, Palembang, yantidesri4@gmail.com

Membaca Qur'an tentunya tidak bisa kita samakan dengan membaca koran. Jika membaca koran mungkin kita bisa dengan sistem cepat sekali mata memandang.

Tapi membaca Qur'an, sehebat apapun Qori.. tetap akan membaca Qur'an sesuai aturan, panjang pendeknya, dengung tidak nya qolqolah, waqaf dan sebagainya. Membaca Qur'an dengan Tartil sesuai tajwidnya. 

Juga membaca  Qur'an mengharuskan kita memperhatikan kalimat sesudahnya nya .. jika tidak maka kita akan melakukan kesalahan-kesalahan.🙏 mungkin ALLAH SWT hendak mengajarkan kepada kita bahwa setiap bertindak jangan lupa berpikir akan akibatnya kedepan.

Jadi biasa lah membaca Qur'an dengan tartil  lihat kalimat berikutnya.. hingga kita pun terbiasa waspada dalam bertindak karena perbuatan kita berpengaruh di masa depan. 🙏🙏🙏


Ngaji Siang

𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙩𝙪𝙩𝙪𝙥 𝙩𝙚𝙡𝙞𝙣𝙜𝙖 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙣𝙖𝙨𝙚𝙝𝙖𝙩 𝙖𝙜𝙖𝙢𝙖
𝙙𝙚𝙢𝙞 𝙢𝙚𝙢𝙥𝙚𝙧𝙩𝙖𝙝𝙖𝙣𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙪𝙣𝙞𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙝𝙞𝙣𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖. 

𝘋𝘢𝘯 (𝘢𝘭𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘩 𝘯𝘨𝘦𝘳𝘪𝘯𝘺𝘢), 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘴𝘦𝘬𝘪𝘳𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘬𝘦𝘵𝘪𝘬𝘢 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨² 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘰𝘴𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘯𝘥𝘶𝘬𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘭𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘪𝘩𝘢𝘥𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢, (𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘢𝘵𝘢): 
   
  "𝘠𝘢 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘮𝘪, 𝘬𝘢𝘮𝘪 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘳, 𝘮𝘢𝘬𝘢 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪𝘬𝘢𝘯𝘭𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘮𝘪 (𝘬𝘦 𝘥𝘶𝘯𝘪𝘢). 𝘒𝘢𝘮𝘪 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘳𝘫𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘮𝘢𝘭 𝘴𝘩𝘢𝘭𝘦𝘩. 𝘚𝘦𝘴𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘪 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨² 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘬𝘪𝘯. 
(𝘘𝘚. 𝘈𝘴-𝘚𝘢𝘫𝘥𝘢𝘩:12) 

𝘒𝘶𝘯𝘪𝘯𝘨𝘢𝘯, 171222

Video ini olahan KAUSAKu alakadarnya 2 tahun yang lalu.  Lumayan menyentuh hati terlebih sekarang-sekarang ini di Komunitas KAUSAKu4NKRI sedang semangat-semangatnya Program ODOS, One Day One Sheet, Sehari Selembar Saja Baca Al-Qur'an.

Lirik Hafidz Qur'An

Kuputuskan satu impianAku ingin jadi hafidz QuranKu akan bertahan, walau sulit, melelahkanAllah beri aku kekuatan
Kuimpikan sepasang mahkotaKuberikan di akhirat kelakSebagai pertanda bahwa kau sangat kucintaAku cinta engkau kar'na Allah
Ku cinta UmmiKu cinta AbiKuharap doamu s'lalu dalam hatiKu cinta UmmiKu cinta AbiBerharap bersama di surga-Nya nanti
Kuputuskan satu impianAku ingin jadi hafidz QuranKu akan bertahan, walau sulit, melelahkanAllah beri aku kekuatan
Kuimpikan sepasang mahkotaKuberikan di akhirat kelakSebagai pertanda bahwa kau sangat kucintaAku cinta engkau kar'na Allah
Ku cinta UmmiKu cinta AbiKuharap doamu s'lalu dalam hatiKu cinta UmmiKu cinta AbiBerharap bersama di surga-Nya nanti
I love you, UmmiI love you, AbiI love my family, forever in my heartI love you, UmmiI love you, AbiI love my family, forever in my heart

 


Muhasabah

Semakin lurus niat

Semakin kencang cobaannya

Tetaplah berusaha kelak semesta

Akan memberikan sebuah kejutan yang tidak terduga  

Allah tidak mengubah akhir baik dari tujuanmu

Allah hanya memberikan jalan yang  berliku agar ada cerita di setiap perjuanganmu

Percayalah, tidak ada sabar yang sia²

Allah lebih tau apa yang terbaik bagimu. 


Yaa fattah... 

Yaa Razzaq.. 

Jika sehelai daun yang jatuh pun sudah di atur olehMu, maka hari ini jadikan setiap derap langkahku adalah ibadah kepadaMu, berikanlah kehidupanku dengan kebahagiaan.

 #bidadari

MAKNAI HIDUP

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

 Pakai pita berlapis mika,

Kepang dua rambut ditata,

Kala mata mulai terbuka,

Panjat do'a pada pencipta.


Sungguh nikmat buah bluberi,

Tidak kalah sama strawberi,

Nikmati hangat mentari,

Alam semesta senyum berseri.


Pasang banner memakai plakat,

Tlah tertanam tegak berdiri,

Ayo kita tetap semangat,

Meniti karir berdikari.


Bawa pelita cahya redup,

Menembus kabut lewat kali,

Ayo kita maknai hidup,

Karna hidup hanya sekali.


Empat jengkal tali rami,

Tuk ikat katak agar tak lompat,

Eratkanlah silaturahmi,

Hidup semangat rizkipun dapat.


pasang shadow di bawah alis,

Jangan sampai tergores lidi,

Ayo kita giat menulis,

Agar nama tetap abadi.


Sungguh elok pantai Parigi,

Cari kerang banyak di sisi,

Yuk isi afirmasi pagi,

Semangat tuk berliterasi.


Ayo gores eye liner,

Mata redup jadi merona,

Progres hidup lifelong learner,

Agar hidup lebih bermakna.




ODOS at KAUSAKu4NKRI: Sehari Selembar saja Baca Al-Qur'an


Hari Pertama, Jatah Bacaan ODOS at KAUSAKu adalah Surah Al-Faatihah (001) ayat 1-7 dan Surah Al-Baqoroh (002) ayat 1-16

Hari Kedua, Jatah Bacaan ODOS at KAUSAKu adalah Surah Al-Baqoroh (002) ayat 17-29

Dan seterusnya ... (sehari = 1 lembar saja = 2 halaman)

Selamat menyimak tayangan videonya...


atau KLIK SAJA DI SINI!

RAGAM PROGRAM KAUSAKu4NKRI

🖼 _SIST, 3X SEPEKAN, YAAA.. saling ingetin lagi utk *Back to NOL (Ngaji On Line)* lagi. Rutin tiap Jum'at, Sabtu and AHAD._

*Jum'at* Pagi kita *TADARRUS* bareng lagi yaa.. *Sabtu* Pagi, in syaa Allah PODCAST *HADITS* Nabi Saw. *Ahad* paginya, *NGOPI BUBUK (Ngomongin Perkara Ilmu sambil Buka Buku).*

*Malam SENIN* mudah2an kagak ada halangan kita _*NGOPI ITEM bareng ya, Ngomongin and Praktik Literasi IT Edisi Malem*_

*Oiya, yang mo PO BUKU JILID III _"Mesra at KAUSAKu"_ segera japri Ibu Bendahara 0878-2575-7541 dan Ibu DR.Sri Utami ya.. 0812-3090-4756* 

_BRO, moga sepakat ya kalo hidup ini akan terus berlanjut baik itu kita tertawa ataupun menangis, karena itu jangan jadikan hidup kita penuh kesedihan yang tidak bermanfaat sama sekali. Berlapang dada aza ya SOB, maafkanlah dan serahkan urusan manusia kepada Tuhan, karena kita dan mereka semua, semuanya akan berpulang kepadaNya._

_Jangan tinggalin sholat qt sekalipun, ya SIST. Krn di sana itu BRO, jutaan manusia yg udh mati ngarep banget bsa balik lg tuk sujud_

_SIST, Besok pagi ya.. saling ingetin lagi utk *Back to NOL (Ngaji On Line)* lagi. Rutin tiap Jum'at, Sabtu and AHAD._

*Jum'at* Pagi kita *TADARRUS* bareng lagi yaa.. *Sabtu* Pagi, in syaa Allah PODCAST *HADITS* Nabi Saw. *Ahad* paginya, *NGOPI BUBUK (Ngomongin Perkara Ilmu sambil Buka Buku).*

*Malam SENIN* mudah2an kagak ada halangan kita _*NGOPI ITEM bareng ya, Ngomongin and Praktik Literasi IT Edisi Malem*_

*Oiya, yang mo PO BUKU JILID III _"Mesra at KAUSAKu"_ segera japri Ibu Bendahara 0878-2575-7541 dan Ibu DR.Sri Utami ya.. 0812-3090-4756* 

_BRO, moga sepakat ya kalo hidup ini akan terus berlanjut baik itu kita tertawa ataupun menangis, karena itu jangan jadikan hidup kita penuh kesedihan yang tidak bermanfaat sama sekali. Berlapang dada aza ya SOB, maafkanlah dan serahkan urusan manusia kepada Tuhan, karena kita dan mereka semua, semuanya akan berpulang kepadaNya._

_Jangan tinggalin sholat qt sekalipun, ya SIST. Krn di sana itu BRO, jutaan manusia yg udh mati ngarep banget bsa balik lg tuk sujud_




STRESS? BINGUNG, DOSA DI MASA LALU TERAMAT MENGGUNUNG?



Sefir'aun-fir'aunnya Fir'aun, dia masih disayang Allah dengan diutusnya Musa and Harun untuk pertaubatannya. Bukan Allah yang tidak sayang, namun Fir'aunnya saja yang menolak tanda sayangnya Allah. Jika Allah tak sayang, ngapain repot-repot mengirim Nabi Musa and Harun untuk membimbing pertaubatannya. Noted! Bukan Allah nya yang tak sayang, namun Fir'aunnya saja yang menolak perhatiannya Allah. Barulah setelah Allah menenggelamkannya di Laut Merah, Fir'aun mau memanfaatkan daya tawarnya untuk taubat. Namun sayangnya sudah terlambat karena pertaubatan tidak akan diterima Allah jika nyawa sudah di kerongkongan.

Ba'da shubuh kita manfaatkan waktu yuks.. seperti Jum'at2 sebelumnya, kita kembali ke NOL (Ngaji On Line) di Majlis Ilmu Komunitas KangAsep USA4NKRI bareng sahabat-sahabat se-NKRI.

Semoga semakin menyempurnakan pertaubatan kita di hadapan Allah Swt.

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ. وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Robbanaa taqobbal minnaa innaka antas samii'ul 'aliim. Watub 'alainaa innaka 'antat tawwaabur rohiim.

"Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang" (QS. Al Baqarah: 127 dan 128).

... يٰعِبَادِىَ الَّذِيۡنَ اَسۡرَفُوۡا عَلٰٓى اَنۡفُسِهِمۡ لَا تَقۡنَطُوۡا مِنۡ رَّحۡمَةِ اللّٰهِ‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ يَغۡفِرُ الذُّنُوۡبَ جَمِيۡعًا‌ ؕ اِنَّهٗ هُوَ الۡغَفُوۡرُ الرَّحِيۡمُ

... "Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. Az-Zumar Ayat 53-55)

Majlis Tholab Ilmu KOMUNITAS KangAsep USA-Ku4NKRI:

Sepekan 3x saja, SETIAP BA'DA SHUBUH WIB:
1. AHAD: Kapita Selekta
2. JUM'AT: Kajian Ayat Allah Swt (TEMATIS)
3. SABTU: Podcast Hadits Nabi saw. (BAB AKHLAK)

BELAJAR DARI KEJAYAAN ILMUWAN ISLAM MASA LALU



Oleh: Aries Musnandar, Dosen UIN Malang

"Pada usia Balita mereka sudah terbiasa dan dibiasakan dengan ayat-ayat suci al Quran bahkan banyak dari mereka yang hafal al Quran semasa kecil. "

Kaum ilmuwan sejarahwan sejati dari dunia Barat tentu mengetahui betapa dahulu kala umat Islam pernah berjaya memimpin bangsa-bangsa lain dimuka bumi ini. baik dalam pemerintahan maupun kemajuan peradaban dunia. Sejarah Islam menunjukkan keunggulan umat Islam dibidang paradaban dalam arti seluas-luasnya termasuk pesatnya perkembangan sains, ilmu pengetahuan dan teknologi pada masa lalu. Tidak sedikit ilmuwan Islam yang berhasil meletakkan dasar-dasar ilmu baru yang kemudian dalam perjalanan sejarahnya menjadi acuan ilmuwan Barat untuk lebih mengembangkan ilmu-ilmu yang dirintis oleh ilmuwan Islam tersebut.

Jasa Ibnu Sina (Avicenna), saintis Islam misalnya telah berhasil memosisikan dirinya sebagai pelopor lahirnya ilmu kedokteran modern. Ilmuwan Islam lain yang berjasa sekaligus perintis pengembangan keilmuwan, sebut saja misalnya Ibnu Rushd (Averroes), al Biruni, Jabir Ibnu Hayyan (Ibnu Geber), Ibnu Ismail al Jazari penemu ilmu robot modern, al Mawsili, ahli musik klasik, al Ghazali ahli dibidang ilmu tafsir, fiqih, filsafat dan akhlak, Ibnu Haitham, ilmuwan optik dari Basrah yang teorinya digunakan para saintis Itali untuk menemukan kaca pembesar pertyama di dunia, serta masih banyak lagi ilmuwan Islam yang telah meletakkan fondasi bagi pengembangan ilmu modern sebagaimana yang kita rasakan dan alami sekarang ini.

Sungguh hebat Ilmuwan Islam pada masa lampau bisa menghasilkan karya-karya besar, fenomenal dan manfaatnya terasa hingga kini yang dinikmati oleh umat manusia dimuka bumi ini. Keunggulan para intelektual Islam tersebut nyaris tidak pernah dipublikasikan secara masif terutama agar diketahui oleh umat Islam itu sendiri. Sengaja atau tidak sengaja kita merasakan betapa informasi mengenai suksesnya tokoh sains kita tersebut tertutupi dengan gencar, semaraknya propaganda dan publikasi Barat yang mendunia, sehingga kita tidak mengetahui secara gambling akan keberhasilan sejumlah saintis Islam masa lalu.

Kini, mari cermati mengapa para ilmuwan Islam zaman dahulu berhasil menunjukkan kinerja cemerlang? Coba tengok sejenak kebelakang perjalanan kehidupan mereka sebelum akhirnya menghasilkan temuan dan karya spektakuler yang diakui dunia. Tentu ada sesuatu hikmah yang dapat dipelajari bagi kita umat Islam sekarang agar zaman kejayaan Islam dalam peradaban, ilmu dan kehidupan dunia dapat berulang kembali. Bukankah melalui sejarah kita bisa mengambil hikmah dan dari sana kita akan mampu meraih masa depan yang lebih baik?

Hal yang menarik untuk dibahas disini adalah bahwa ternyata masa kecil para ilmuwan tersebut diatas tidak bisa dilepaskan dari pemahaman tentang keagamaan. Pada usia Balita mereka sudah terbiasa dan dibiasakan dengan ayat-ayat suci al Quran bahkan banyak dari mereka yang hafal al Quran semasa kecil. Pemahaman bahasa Arab dan ketekunan mendalami ajaran Islam yang bersumber dari al Quran dan Hadist membuat mereka bersemangat untuk lebih meneliti obyek-obyek yang menjadi kajiannya. Bisa jadi dan suatu keniscayaan kekuataan naqliyyah para ilmuwan itu membimbing daya aqliyyah dan emosi mereka dalam memperoleh karya spektakuler.

Rata-rata dari para ilmuwan Islam memulai kajian ilmu setelah mendekati (dalam arti mempelajari) ayat-ayat qawliyyah dan kemudian melakukan uji coba, riset dan penyelidikan mendalam untuk memahami lebih lanjut ayat-ayat kauniyyah. Perpaduan pemahaman kedua ayat (qawliiyah dan kauniyyah) ini membawa ilmuwan kita pada keunggulan unjuk kerja optimal yang menghasilkan karya-karya agung dan mendasar. Ini mungkin bisa disebut berkah yang diberikan Allah disebabkan kecintaan mereka dalam mempelajari tanda-tanda kekuasaan Allah baik yang bersifat qawliyyah dan kauniyyah serta merupakan perpadauan kedua kekuatan yang ada dalam aqilyyah dan naqliyyah. Keberhasilan mendapatkan hikmah dari kegiatan memahami agama (Islam) semenjak usia dini merupakan kata-kata kunci terpenting bagi tumbuh-kembangnya ilmu pengetahuan di dunia ini.

Pada masa kecil ilmuwan Islam tersebut disiplin, tekun dan giat menggali ilmu melalui al Quran dan Hadist. Tiada hari tanpa membaca dan mengkaji al Quran dan Hadist serta terus berupaya untuk meningkatkan pemahaman dari apa yang tersirat dan tersurat dalam ayat-ayat qawliyyah tersebut. Ketertarikan mereka pun berlanjut pada ayat-ayat Allah yang lain (kauniyyah) sehingga mereka berhasil melakukan perenungan, uji coba, penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut terhadap apa yang dikaji. Semangat mereka tak dapat dipungkiri berasal dari hati tercerahkan setelah sekian lama mendalami secara sungguh-sungguh ayat-ayat Allah, seraya berharap memperoleh keberkahan dari apa yang ditekuninya dari Allah SWT. Mengapa umat islam Indonesia tidak mempelajari cara ilmuwan Islam menekuini ilmu yang dimulai dari penguasaan ayat-ayat qawliiyah. Program pendidikan anak usia dini (PAUD) mesti memerhatikan hal ini jikalau ingin sukses seperti imuwan Islam tersebut. . Wallahu'alam. (uin-malang.ac.id)

Source: 

Motivasi Pendidikan di awal masuk tahun pembelajaran baru 2022-2023 Masehi

Motivasi Pendidikan di awal masuk tahun pembelajaran baru 2022-2023 Masehi,



Film berdurasi hanya 4 menit tapi berhasil sebagai film pendek pemenang Oscar

Postingan dari Ibu Yenny Agoestian Bekasi West Java, 14 Juni 2022 M, 10.49 WIB @WAG BUDAYA NULIS DI KOMUNITAS KANGASEP USA-Ku (KAUSAKu) 4NKRI
Film ini berdurasi hanya 4 menit tapi berhasil sebagai film pendek pemenang Oscar.  Film tanpa percakapan, namun berhasil mengetuk nurani kita di kehidupan manusia masa kini yang..

✓ egois, 

✓ miskin adab & etika, 

✓ hilangnya sopan santun,

✓ selalu merasa benar,

✓ kurang peduli dengan lingkungan sekitarnya, 

✓ tak mau mengalah, 

✓ enggan berbagi apalagi berkorban untuk sesama.

✓ Hilangnya empati dan simpati.

✓ Merasa dirinya yg paling benar, dll.

Mungkin film ini hanya sebuah tontonan, tapi bisa juga menjadi tuntunan bagi kita.

Apakah kita siap menolong orang lain yang tidak kita kenal secara tulus tanpa mengharap balasan, pujian, bahkan terima kasih..???