Upaya makmurkan jatah umur
Agar jiwa takwa menjadi subur
Ke haribaan Sang Maha Ghafur
Karena keberkahan tak bisa terukur
Perbanyaklah dzikir jangan melantur
Karena garis bilangan hidup dihitung mundur
Saat uban telah bertabur
Mata pun mulai lamur
Pandangan pun mulai kabur
Makan hanya mampu mengunyah bubur
Itu tandanya kita mendekati pintu kubur
Tadarrus al- Qur'an dalam tadabbur
Sadari khilaf dalam tafakkur
Tingkatkanlah ungkapan tasyakkur
Tunjukkan tawwadhu, jangan takabbur
hindarkan ujub, riya dan tafakhur
Karena Allahlah Sang Maha Luhur
Jika dalam Ramadhan benih amal tertabur
Petak tertata siap ditandur
Tidak ada kata terlanjur
Taushiyahlah dan saling menegur
Bahagia dan saling menghibur
Agar dosa-dosa senantiasa gugur
Lantunan kalam ilahi tertutur
Kalahkan nyanyian dalam partitur
Atau puisi hamba yang tersadur
Apalagi hembusan nafas dalam dengkur
Khatamkan Qur'an walau diangsur
Agar rahmat selalu terkucur
Taman hati subur karena terguyur
Murnikan ibadah tanpa tercampur
Faham ilahiyah yang simpang siur
Sembunyikan amal tanpa ingin termasyhur
Di bulan Ramadhan siap bertempur
Atur suhu ibadah dalam temperatur
Hingga kristal iman menghablur
