Tampilkan postingan dengan label Pantun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantun. Tampilkan semua postingan

Pantun Religi

 "Sabar dan Syukur"

( QS. Lukman : 31 )

Dua rubah sedang beranak,
Sepenggalan petang mencari jejak buaya,
Kala musibah datang menghentak,
Kesadaran datang sungguh diri tak berdaya.

Berjalan bersama penjual koran,
Punya kotak kado dari penjualnya,
Bertahan menerima sepenuh kesabaran,
Hanya berharap rido dan pertolongan-Nya.

Melintas bola bergulir merapat,
Membeli yang bentuk kotak ketemu separuh bulat,
Lantas kala semuanya berakhir dengan cepat,
Kembali ku tersentak, nikmat-Mu sungguh hebat.

Subuh mana bisa mencukur burung tekukur,
Apalagi memakai pangkur, terbelah wujud tekukur badannya tak bertemu,
Sungguh rasa syukurku tak terukur,
Kembali ku tersungkur, hamdalah dan sujud syukur hanya kepada-Mu.


Lia Kosmilia, Cianjur, 14062024.

Pantun

 Kebhinekaan Global


Ada kelabang menggigit toke,

Biar terlepas harus dibasahi air,

Dari Sabang sampai Merauke,

Saudara sebangsa dan setanah air.


Kolam padat diisi buaya,

Ikannya pindah ke kolam pakan,

Aneka adat tradisi dan budaya,

Semuanya indah dan membanggakan.


Cari kekuatan pada tuan,

Dalam bahaya bisa dilarikan,

Mari kuatkan persatuan,

Ragam budaya kita lestarikan.


Neng Mala naik ke pelaminan,

Dia bahagia tak merasa sia-sia,

Segala keunikan dan perbedaan,

Jadikan kekayaan bangsa Indonesia.


By : Lia Kosmilia, Cianjur.

Pena Bermakna

 

Duhai dara baju panjangmu terlihat serasi,

Jadikan terpana mataku melihatmu,

Wahai para pejuang dan penggiat literasi,

Jadikan pena senjata perjuanganmu.


Sajikan buah buat para tamu,

Segarkan rumah untuk keluargamu,

Sampaikan dakwah lewat tulisanmu,

Tebarkan hikmah dari karya-karyamu.


Pak sholeh berkirim pesan ke Pak Duloh,

Mengajak naik patas ke Singaparna 

Tidak boleh bagi yang beriman kepada Allah,

Melampaui batas dalam menggunakan pena.


Bapa menulis pesanan sarung dan mukena,

Malah akan dibelanjakan baju anaknya,

Apa yang dituliskan di ujung pena,

Semua akan dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya.


Pak Sumpena mengunci panggung Pak Duloh,

Baru bisa masuk waktu diangkat penghalangnya,

Pena diciptakan untuk mensucikan dan mengagungkan Allah,

Menyeru manusia untuk selalu mendekat kepada-Nya.


Lia Kosmilia, Cianjur 

Pantun Lebaran

 Pantun Lebaran

Oleh : ASA Banyuasin

Buah markisa punya pak Ramdan
Buah labu enak dimakan
Hari Selasa akhir Ramadhan
Besok Rabu kita lebaran

Kue lebaran masak ditungku
Kue terenak serabi dan bakpau
Hari lebaran sangat ditunggu
Karena banyak yang berbagi angpau

Kota Pedamaran ramai sekali
Sangat layak jadi ibukota
Saat lebaran senang sekali
Karena banyak yang bagi kuota

Pohon pinang di pinggir sawah
Rumput meniran dijadikan obat
Paling senang ke rumah pak lurah
Kalau lebaran banyak ketupat

Perang PANTUN at KAUSAKu se-NKRI 🇮🇩

 [17/4 16.09] KangAsep USA-Ku: Makan kerang bareng Neng Atun,

Mang Iing sensi bikin aku ngeri,

Silakan perang pantun,

Saling motivasi antar sahabat KAUSAKu se-NKRI 🇮🇩


[17/4 16.10] Ummi YUYUN SRIMULYATI,S.PD.I.GR. TANJUNGSARI - SUMEDANG: Nyeungeut lilin dina pisin,

Kembang kertas dina paku,

_Urang Cililin di Banyuasin,_

_Patepang di komunitas KAUSAKu._


[17/4 16.14] +62 896-2096-6605: Jalan Jalan ke sragentina...Jangan lupa membawa istri...Guru paikan tugas mulia...untuk masa depan anak didik nanti( Jogja ,17-4-24 pukul 16.15)😀😀🇮🇩


[17/4 16.21] Ummi YUYUN SRIMULYATI,S.PD.I.GR. TANJUNGSARI - SUMEDANG: Senyum dikulum karena merdeka,

Tegak berdiri tanpa      merebah,

_Saatnya kurikulum merdeka_

_moda mandiri dan berubah._


[17/4 16.29] Ummi YUYUN SRIMULYATI,S.PD.I.GR. TANJUNGSARI - SUMEDANG: Baju baru saat lebaran,

Pakai pita dipasang di dada,

_Seorang guru jangan baperan_

_Mesti suka cita dan lapang dada._


[17/4 16.53] ODOP Pupu Maspupah Tasik: ...


Bulu perkutut amatlah lucu

Warnanya mengkilat bak kain beludru


_Guru patut untuk di gugu dan di tiru_ ,

_Makanya hati2 dalam berlaku_ .


....


[17/4 17.07] KangAsep USA-Ku: Dusun Kramat di ujung kulon berbalkon,

Tiga tas sejajar kini mendarat,


*_Selamat bergabung Pak Ustaadz Yoyon Furqon,_*

*_Moga komunitas belajar ini bermanfaat._*


[17/4 17.20] Vid AI ODOP Asep Saepul Adha Banyuasin: Warnanya mengkilat bak kain beludru

Kalau mau dijahit awas keliru 

Makanya hati-hati dalam berlaku

Karena anak murid meniru guru

PANTUN KURMER

 Ø¨ِسْÙ…ِ اللّٰÙ‡ِ الرَّØ­ْÙ…ٰÙ†ِ الرَّØ­ِÙŠْÙ…ِ

Bunga sekuntum telah berbuah

Petiklah sesuai dengan tarif

Kurikulum telah berubah

Maka ikutilah secara adaptif


Uniknya bebek itu berjajar

Akan ditangkap oleh Ardan

Guru harus pandai mengajar

Supaya jadi suri tauladan


Ayah mulai berdikari

Pergi bekerja naik bendi

Jadi anak harus punya harga diri

Walau berilmu mencontoh padi


Setelah hujan muncul pelangi

Baju singsingkan untuk rehat

Guru mengajar karena menyayangi

Selalu terapkan teaching by heart


Ayah sedang memasang lampu

Tak lupa ditutup papan

Budi pekerti masa lampau

Tapi mutu masa depan


Saat belanja membeli mukena

Mencari training sambil keliling

Agar belajar lebih bermakna

Terapkan learning by doing


Saat berenang pakai bikini

Saat lepas diganti baju takwa

Pembelajaran abad kini

Jangan lepaskan nilai iman takwa


Jika hujan pakai baju tebal

Bolam redup sekonyong-konyong

Terapkan kebinekaan global

Juga pola hidup bergotong royong


Jika pedas makan petis

Minum ademsarikarena hormon aktif

Anak cerdas benalar kritis

Mandiri dan kreatif


Kalau cape makan tape

Bawa agar-agar tersundul pagar

Kuasai CP dan TP

Sebagai panduan modul ajar

PURNAMA ALAM by:Yusri


بِسْÙ…ِ اللّٰÙ‡ِ الرَّØ­ْÙ…ٰÙ†ِ الرَّØ­ِÙŠْÙ…ِ

Pergi ke Dili melihat ombak,

Saat petang menjelang malam,

Tabir jahili telah tersibak,

Saat datang purnama alam.


Pak Wangsana minum kefir,

Agar segala pegal tak dirasakan,

Singgasana raja kafir,

Dan berhala berantakan.


Anak unta berkalung tasbih,

Bahagia sambil berlari,

Semesta seraya bertasbih,

Bahagia tiada terperi.


Kian memesona kesuma seruni,

Walau tertubruk pedati petani,

Tuan laksana emas murni,

Yang berkilau di lubuk hati insani.


Menyusul pak Kutus ke armada,

Untuk selamatan beli melamin,

Rasul diutus ke marcapada,

Sebagai rahmatan lil'aalamiin,


Yusri, Smd_2023

PANTUN AKHLAK



Sungguh enak ketemu senyum Delilah 
Bikin semangat Abang tambah gairah
Anak-anak yang sholeh sholehah
memulai apapun dengan basmalah.



PANTUN ACARA PERNIKAHAN

بِسْÙ…ِ اللّٰÙ‡ِ الرَّØ­ْÙ…ٰÙ†ِ الرَّØ­ِÙŠْÙ…ِ

By : Yusri

Durian dibelah di tangga kuta,

Pecah terhambur kemana-mana,

Dengan basmalah kuawali kata,

Semoga terkabul segala rencana.


Saat petang minum jamu,

Noga tersedia di atas nampan,

Selamat datang para tetamu,

Semoga bahagia berjumpa besan.


Asam di gunung garam di laut,

Bertemu jua di belanga nian,

Abang termenung lara cemberut,

Ingin segera bertemu di pelaminan.


Pinang dibelah, damar dipindah,

Tandu berdinding kain sutra,

Dipinang sudah, dilamar sudah,

Duduk bersanding semakin mesra.


Menulis surat dengan tinta,

Di bandara kan  bersua,

Semoga erat jalinan cinta,

Di antara kalian berdua.


Lampion menyala bagai lentera,

Layar terpaut sauh mengembang,

Pernikahan bagai bahtera,

Berlayar di laut penuh gelombang.


Jika biduk telah tertambat,

Salami mukim pasutri rehat,

Jika biduk rumah tangga ingin selamat,

Suami hakim, isteri penasehat.


Buket dahlia dalam pikatan,

Bercandaria kita ke telaga,

Bahagia hati dalam ikatan,

Semoga bahagia hingga ke surga.


Berseraklah helai kesuma,

Saat jama'ah tebar kumkuma di akhir,

Baarakallaahu lakuma,

Wa jama'a bainakuma fii khair.


Jalan-jalan ke kota Jakarta,

Di sana ada istana presiden,

Bila ada salah kata,

Mohon dimaafkan seratus persen.


Mulut terkatup karena lelah,

Komat kamit tidur sendiri,

Kututup kata dengan hamdalah,

Mohon pamit undur diri.


TAHNI'AH


 Pak Mamat melawat ke Pekanbaru,
Naik scooter sangat menawan,
Selamat atas jabatan baru,
Smart Founder pak Asep Gunawan.

Jalan berdua ke desa Toga,
Siaga berbenah menapak jembatan,
Kita mendu'a sebagai keluarga,
Semoga amanah mengemban jabatan.

Ikan asin dari pantai selatan,
Ikan berlalu ke rawa bongkah,
Pemimpin yang menjadi teladan,
Kan selalu membawa barakah.

Comander menawan bermantel biru,
Berbaris rapat selamat datang,
Pak Founder mengemban titel baru,
Yang lebih berat dan menantang.

Menanggung beban sangat besar,
Jalan merendah dari Bukit Tinggi.
Tanggung jawabnya sangat besar,
Karena amanah makin tinggi.

Sinar Bulan memantul di kawasan,
Desa toga bernuansa tanpa badai,
Bukan kebetulan pasti ada alasan,
Semoga yang kuasa meridhai.

Kue noga terasa hambar dan kesat,
Tertimpa asin rasa indomie,
Semoga terus menebar manfaat,
Sebagai pemimpin yang mengayomi.

Yusri,Smd.



TEBAR AYAT TUAI SYAFA'AT by : Yusri






بِسْÙ…ِ اللّٰÙ‡ِ الرَّØ­ْÙ…ٰÙ†ِ الرَّØ­ِÙŠْÙ…ِ

 Ke Gelora menambat rami seikat,

Sawah terurus niat Addis sama bibi,

Gelorakan semangat masyarakat,

Tilawah, tadarrus ayat dan hadits Nabi.


Berkacalah sambil berlalu lewat sebelah,

Mengelak di hati teramat merajalela,

Bacalah selalu ayat-ayat Allah,

Kelak di hari Qiyamat jadi pembela.


Menghiasi rumah dengan kaca-kaca koran,

Pagar meranti berguguran,

Hiasi rumah dengan bacaan al-Qur'an,

Agar tak seperti di pekuburan.


Membeli jamur dari pak Ajid Meulaboh,

Berkarya masak dan memeras kambing Etawa,

Mari makmurkan masjid-masjid Allah,

Berdayakan masyarakat komunitas takwa.


Karib berjanji membeli jamur di pak Ajid,

Tisya berlabuh seraya menjamah,

Maghrib mengaji makmurkan masjid,

Isya dan Shubuh slalu berjamaah.


Ainun beli poster gambar angsa,

Kirab merdeka pak Ajid dan bu Anelah,

Bangun karakter anak bangsa,

Akrabkan mereka dengan masjid Allah.


Redupkan pelita, cahaya kelam,

Gugup terasa kobaran,Addis beralibi,

Hidupkan jiwa dengan cahaya Islam,

Hidup secara al-Qur'an seciri Hadits Nabi.


Yusri, Smd.

PANTUN ODOS SURAT ALI IMRAN

 Bu Rumlah dan pak Ayat membeli dua kutus

Polisi lewat menyita motor tiga

Jumlah ayatnya dua ratus

Posisi surat di nomor tiga


Surat kabar jamran tak sepadan koran

Macapat gurindam bait tiga dan empat

Surat Ali Imran pada al-Qur'an

Terdapat dalam juz tiga dan empat


Walau makan di restauran

Kebab dan kue basah harga pasaran

Dinamakan Ali Imran

Sebab ada kisah keluarga Imran


Kala pemeran turun  berbenah

Maka disambut dengan meriah

Ali Imran diturunkan di Madinah

Maka disebut surat Madaniah


Asam urat dalam peredaran darah

Bikin resah pasutri tak makan bayam

Dalam surat Ali Imran tersurah

Terkisah putri Imran yakni Maryam


Bagi imigran visa itu dibutuhkan

Jika amnesia tak juga jadi masalah

Di Ali Imran Isa itu bukan Tuhan

Tapi manusia yang juga nabi Allah


Kehadiran Nisa  diutus pak Muhammad

Marakas dibunyikan saat di maktab

Kelahiran Isa dan diutusnya Muhammad

Banyak disembunyikan para ahli kitab


Makan di restauran dibersamai Zahrawan

Menu diungkap mahal, tak disembunyikan

Makanya ali Imran dinamai az-Zahrawan

Karena menyingkap hal yang disembunyikan


Zahrawan datang berdua sama Gilang

Disambut hadroh dan dugderan

Az-Zahrawan dua yang cemerlang

Sebutan tuk al-Baqarah dan ali Imran


Jualan  dacron di desa Tubbi

 malah ada reptilia di rongga batu

Imron bukanlah seorang Nabi

Tapi Allah muliakan keluarga itu


Suara meriam terperi dengan  mercon sintir

Bergema disorakkan canda ria

Kala Maryam putrinya Imron terlahir

Soal agama diserahkan pada Zakaria




PANTUN TEMA MAKANAN KHAS NUSANTARA

 Ø¨ِسْÙ…ِ اللّٰÙ‡ِ الرَّØ­ْÙ…ٰÙ†ِ الرَّØ­ِÙŠْÙ…ِ

Durian dibelah di tangga kuta,

Pecah tertambat ditemu pak Barkah,

Dengan basmalah kuawali kata,

Semoga mendapat ilmu yang bermanfaat.


Nikmat dikulum racikan nila,

Diramu sama sambal terasi,

Yang minat bersama menggila,

Dalam ilmu dan semangat literasi.


Sungguh lezat tahu Sumedang,

Dimakan sama ketupat,

Adzan sudah berkumandang,

Mari kita tunaikan Shalat.


Sambal matah sama petai,

Hati-hati urat berdenyut,

Walau tangan tak sampai,

Tapi hati tetap terpaut.


Makan mie Aceh digulung simpul,

Sambil santai di dekat paya,

Silaturahmi tetap tersimpul,

Walau hanya di dunia maya.


Ayo masak soto Kudus,

Ditambah lumpia dari Semarang,

Kalau salah segera hapus,

Minta maaflah dengan riang.


Sayur rendang santan kelapa,

Campur kerupuk dari ranah minang,

Sungguh senang saat berjumpa,

Tangan bertepuk hatipun tenang.


Sate lilit dari Bali,

Sama lezatnya ayam betutu,

Hidup jangan saling buli,

Sesama umat harus bersatu.


Sarapan sepiring nasi,

Dibawa dari Kalimutu,

Jangan ada diskriminasi,

Pribadi takwalah yang nomor satu.


Di Pontianak pengkang dibakar,

Sotong  pangkong dibuang duri,

Sejak kanak-kanak rajin belajar,

Tanamkan gotong royong mandiri.


Makan setup bersama Delilah,

Buah naga sama Durian,

Kututup kata dengan hamdalah,

Semoga seirama walau dalam kesendirian.


Yusri_Smd

LENGKAP AUDIO BACAAN DAN TARJAMAH AYAT #ODOS at KAUSAKu4NKRI Edisi Hari ke-28 Lembar 28 Menuju Khatam Juz 3 #QS.003:46-61

 


Pantun ODOS at KAUSAKu4NKRI #Sehari Selembar Baca Al-Qur'an #One Day One Sheet

Inilah beberapa Pantun ODOS at KAUSAKu4NKRI karya para sahabat KAUSAKu. Semoga bermanfaat...


atau Tonton dengan Cara Klik INI

Tahun Baru

 


Tahun Baru

Oleh : Asep Saepul Adha

Padi dimakan burung kenari
Ditembak tepat oleh bapak tani
Mentari pertama bulan Januari
Tampak indah bak bidadari

Murai batu hinggap di benalu
Burung Pegar siap bersarang
Perjalan waktu cepat berlalu
Nggak sadar umur berkurang

Mencari benalu di pohon kemiri
Bentuknya indah namun banyak duri
Hari berlalu tanpa permisi
Bak pelangi indah namun cepat pergi

Janganlah berjalan tanpa berkain
Pakailah baju gunakan selempang
Jangan hanya diam meratapi nasib
Bergeraklah maju menuju gemilang

Gunakan galah dari bambu
Untuk mengambil kain gendongan jamu
Tinggalkan salah di masa lalu
Ganti dengan amal baik jangan jemu

Burung perkutut di pohon waru
Burung cenderawasih jangan diburu
Kita sambut tahun baru
Dengan amal salih dan semangat baru

Pantun Tholab Ilmu, Adab dan Akhlak


 Pantun

Tholab Ilmu, Adab dan Akhlak

Oleh : Lia Kosmilia

085724600675


Sebab bertemu kita kejauhan,

Tak kesampaian untuk datang mendekat,

Tholab ilmu itu kewajiban,

Sejak dari buaian hingga ke liang lahat.


Bapa Abdullah menjalankan biduk,

Itu sebab sampan umum hampir tenggelam,

Baca bismillah pake tangan kanan dan duduk,

Itulah adab makan minum dalam Islam.


Dapat diberi kayu dan gergaji,

Jangan dicuci buatlah keranjang,

Akhlak Nabi sungguh terpuji,

Orang benci dibalasnya kasih sayang.


Cianjur, 23122022.


PANTUN THOLAB ILMU, ADAB DAN AKHLAQ


Oleh : Desri Yanti, Palembang, yantidesri4@gmail.com


Di Palembang ada bolu Maksuba

Buat hidangan lebaran dan acara arisan

Jangan malu baru bisa baca Alif Ba

Teruslah belajar hingga lancar baca Alquran

#

Sebelum lebaran idul Fitri  itu bulan  puasa

Saat puasa jangan lupa sahur dan berbuka kolak

Sudah lancar AlQuran jaga diri jangan sok kuasa

Jadikan Al-Qur'an perisai diri dan dasar akhlak.

#

Dalam kalender Hijriyah ada bulan Rajab

Terjadinya peristiwa Isra mi'raj di  bulan yang mulia

Jadi terkenang dengan aba saya namanya Radjab

Bakti kepada orang tua adalah adab yang mulia.

#

( Nyambung nggak ya😊😊)


#berpantun sambil mengenalkan makanan khas Palembang#


PANTUN TANTANGAN KAUSAKu di HARI JUM'AT

 


Oleh: Desri Yanti, Palembang, yantidesri4@gmail.com


Hari minggu ku beli buah  Rambutan dan duku,

Duku ku makan rambutan ku buat manisan,

Aku mulai GILA tersebab KAUSAKu, 

Hari2ku sering nabung tulisan.

#

Ku jual manisan Rambutan juga es puter,

Ku posting jualanku bertambah lah uang sakuku ,

Tulisan kutabung di komputer, 

Lalu kuposting di Blog MESRA KAUSAKu.

#

Ku join dengan Bu Lia kawan semasa kecil di desaku ,

Eh ada kawan yang  gila chat aku jadi wa nya ku blog,

Bareng Bu Julia kuingin belajar di Zoom Kecil KAUSAKu,

Agar selain GILA aku juga bisa "Go-Blog" 









PANTUN NASIHAT

  



By Desri Yanti, Palembang, yantidesri4@gmail.com



cuaca dingin atau panas makannya model tekwan


Juz mangga dihidangkan sebagai minuman


Mau hatimu dingin atau panas kawan


Tetap baca Alquran sebagai penguat iman.



#berpantun sambil mengenalkan makanan khas Palembang#