"Sabar dan Syukur"
( QS. Lukman : 31 )
Dua rubah sedang beranak,
Sepenggalan petang mencari jejak buaya,
Kala musibah datang menghentak,
Kesadaran datang sungguh diri tak berdaya.
Berjalan bersama penjual koran,
Punya kotak kado dari penjualnya,
Bertahan menerima sepenuh kesabaran,
Hanya berharap rido dan pertolongan-Nya.
Melintas bola bergulir merapat,
Membeli yang bentuk kotak ketemu separuh bulat,
Lantas kala semuanya berakhir dengan cepat,
Kembali ku tersentak, nikmat-Mu sungguh hebat.
Subuh mana bisa mencukur burung tekukur,
Apalagi memakai pangkur, terbelah wujud tekukur badannya tak bertemu,
Sungguh rasa syukurku tak terukur,
Kembali ku tersungkur, hamdalah dan sujud syukur hanya kepada-Mu.
Lia Kosmilia, Cianjur, 14062024.