Postingan pertama mengenai siapa tokoh emansipasi wanita dari Minangkabau untuk Indonesia bukan hanya Kartini:
Hj. Rangkayo Rasuna Said
Mungkin ada menurut orang yang tidak tahu dan mengira bahwa Rasuna Said itu laki-laki padahal itu wanita. Inilah gunanya informasi sejarah dari tidak tahu menjadi tahu
HR Rasuna Said lahir pada 15 September 1910, di Panyinggahan, Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Rasuna merupakan putri dari saudagar Minang, Muhammad Said, yang juga seorang bekas aktivis pergerakan.
Rasuna Said memiliki kemampuan berpidato yang mengecam pemerintahan Belanda .Ia juga perempuan pertama hukum speek delict yakninya siapapun bisa dihukum karena berbicara menentang Belanda.
Ia dikenal dengan tulisannya yang tajam, kupasannya mengena sasaran, dan selalu mengambil sikap lantang antikolonial. Ia merupakan pemimpin redaksi majalah Raya. Majalah yang dikenal radikal dan menjadi tonggak perlawanan Sumatera Barat.

