Rindu buat Ayah

Tags

 Puisi 

"Rindu Buat Ayah"


Ayahanda, sering kutatap diam-diam, kaca-kaca di matamu..

Trenyuh hatiku, melihatmu pulang bermandi peluh.

Luluh lantak jiwaku, saat kudengar desah nafasmu disaat lelah.


Kala kau termenung di ujung senja, menerawang jauh khayalkan sekolah tinggi buat aku dan adik-adikku...

Kaca-kaca di matamu tak mampu kau sembunyikan, ketika tagihan SPP aku sodorkan.

Maafkan aku yang sering menyusahkan, membuatmu menelan kepahitan.

Kau sepuh pedihmu dengan senyum kelembutan.

Tiada keluh, tak pernah menyerah, kau tetap melangkah mencari nafkah yang berkah.


Kuterima kasihmu sepenuh raga

Bahagia dalam dekap dan usapanmu yang membuncahkan asa.

Aku akan ikut berjuang bersamamu.

Memajukan semua adik-adikku.

Membahagiakan keluarga dengan nafkah yang berkah.


Tidurlah ayah.. Bahagialah kau di sana.

Bahuku memang tak sekokoh milikmu, tapi kasihmu menguatkan jiwaku.

Kan kupikul semua tanggungjawabmu.

Kuteruskan perjuanganmu.

Membawa keluarga menuju bahagia di dunia, dan kelak bahagia di surga bersamamu.

Aamiin.


Rindu sedalam dan seluas samudera, selalu terbentang dari kedalaman hatiku menuju kedamaian jiwamu Ayahanda.


Lia, Cianjur 22082022.

Sebuah Komunitas Belajar, Berkarya dan Berbagi Manfaat bagi Ummat.
0896-5422-30-30