"Rinduku pun Sirna"
Oleh : Lia Kosmilia
Waktu itu, janji setia kau ucap berulang kali
Pergi untuk kembali
Memadu janji suci dua hati
Kau pinta aku setia menunggumu kembali.
Dua Desember kulalui tanpamu
Kini Desember ketiga aku masih menantimu
Menantikan janji-janji setiamu
Kan kembali untuk meminangku.
Setiaku bagai awan yang berpendar sia-sia
Tak kunjung menyatu hingga tak jadi turunkan hujan
Kerinduanku bagai embun yang perlahan sirna
Tak lagi bersisa saat mentari biaskan sinar kehangatan.
Bila nanti kau pun pulang
Jangan tanyakan rinduku kemana terbang
Biarlah cinta kita tetap menghilang
Mungkin lebih indah bila dikenang.
Cianjur, 18122022.
Dimanakah setia yang dulu kau janjikan?
Haruskah disini ku menahan embun yang menetes perlahan?
Tak sanggup aku mengusir hangatnya sinar Surya
Yang pelukannya melumerkan hatiku yang menggigil kesepian
