by : Yusri
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Saat hatiku lesu
Lidah terasa kelu
Mulut pun membisu
Benak menerawang masa laluSaat kurasa pelukan hangat ibu
Kulihat tatapan mata sayu
Panggilan lembut mendayu
Rengekan bersambut rayu
Kini masa itu telah berlalu
Pelukanmu tak sehangat dulu
Belaian tak selembut bulu
Nyanyian tidur pun tak semerdu buluh perindu
Kini langkahmu bersangga kayu
Harapanmu terlihat semu
Matamu mulai sendu
Wajahmu meraut kemayu
Aku rindu belaianmu
Aku rindu canda tawamu
Aku rindu senandung do'amu
Aku rindu belas kasihmu
Namun semua telah berlalu
Saatnya kami putera-puterimu
Bersimpuh di hadapanmu
Memapahmu,menyuapimu
Menggandengmu dengan langkah kaku
Mengantarmu ke tempat beradu
Memercikanmu air wudhu
Memapahmu duduk tadharru
Yaa Rabb,jadikanlah tadarusnya sebagai lampu
Kasih sayangnya bagai kabut sutra ungu
Menjadi pelangi di hatiku
Dan do'aku selalu melangit untukmu ibu
Kini masa itu telah berlalu
Pelukanmu tak sehangat dulu
Belaian tak selembut bulu
Nyanyian tidur pun tak semerdu buluh perindu
Kini langkahmu bersangga kayu
Harapanmu terlihat semu
Matamu mulai sendu
Wajahmu meraut kemayu
Aku rindu belaianmu
Aku rindu canda tawamu
Aku rindu senandung do'amu
Aku rindu belas kasihmu
Namun semua telah berlalu
Saatnya kami putera-puterimu
Bersimpuh di hadapanmu
Memapahmu,menyuapimu
Menggandengmu dengan langkah kaku
Mengantarmu ke tempat beradu
Memercikanmu air wudhu
Memapahmu duduk tadharru
Yaa Rabb,jadikanlah tadarusnya sebagai lampu
Kasih sayangnya bagai kabut sutra ungu
Menjadi pelangi di hatiku
Dan do'aku selalu melangit untukmu ibu