Mengambil I’tibar dari Kegiatan Rapat Anggota Tahunan
Oleh : Asep Saepul Adha
Rapat Anggota Tahunan adalah ajang pengurus koperasi mempertanggungjawabkan hasil kinerjanya selama setahun, dan rapat anggota tahunan pula dijadikan sebagai sarana diskusi dan tanya jawab antara anggota dan pengurus koperasi.
Sebelum Rapat Anggota Tahunan dilaksanakan, pengurus biasanya membahas apa saja yang sudah dicapai dan apa saja yang belum dicapai dalam masa kepengurusannya setahun ini. Hal ini dijadikan sebagai arahan untuk menyusun program kerja di tahun yang akan datang.
Kalau pengurus koperasi saja mempersiapkan sesuatu untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya selama setahun sebelum dipertanggungjawabkan di hadapan Rapat anggota tahunan, apakah kita sudah menghitung (mengevaluasi, menghisab) amal ibadah kita, sebarapa banyak amal 'soleh' dan amal 'salah' kita selama kita hidup ? kalau belum harus segera dilakukan persiapan karena kita kelak akan dihitung (dihisab) dipersidangan Allah yang memberi hidup.
Diriwayatkan dari Umar bin al-Khaththab, beliau mengatakan:
حَاسِبُوا
أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا، وَتَزَيَّنُوا لِلْعَرْضِ الأَكْبَرِ
Artinya : “Hisablah (Koreksilah, evaluasilah) diri kalian sebelum kalian di hisab dan berhiaslah (dengan amal shalih) untuk pagelaran agung (pada hari kiamat kelak)” [HR. Tirmidzi]
Bahkan sebagian koperasi, sebelum melaksanakan RAT ada yang melaksanakan PraRAT, ini menandakan bahwa begitu seriusnya mereka mengahadapi 'persidangan' dihadapan anggota.
Kalau pengurus koperasi saja mempersiapkan diri untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya walau hanya setahun dengan begitu serius, bagaimana dengan kita yang sudah hidup puluhan tahun, sementara kita akan (harus) mempertanggungjawabkan amal perbuatan kita dihadapan pengadilan Allah Swt. ?
Ingat,
hidup kita sebentar bukan selamanya, hidup yang selamanya adalah pada kehidupan
kedua di kampung akhirat.
Dalam Q.S. Al-Ghofir ayat 39 Allah berfirman :
يٰقَوْمِ
اِنَّمَا هٰذِهِ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌ ۖوَّاِنَّ الْاٰخِرَةَ هِيَ دَارُ الْقَرَارِ
Artinya : "Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal."
Saat Rapat Anggota Tahunan pula pengurus koperasi menyampaikan program kerjanya setahun yang akan datang. Disampaikan pada saat Rapat Anggota Tahunan itu apakah disetujui atau tidak oleh anggota maka pada saat itu akan ditetapkan sebagai program yang selanjutnya.
Kita
juga bisa meniru kegiatan ini. Setelah kita menghisab (mengoreksi,
mengevaluasi) diri kita sendiri dan ternyata kurang beribadah (mengabdi)
kepada-Nya, kurang beramal 'soleh' dan bahkan banyak melakukan amal yang
'salah' maka kita harus membuat program setelah ini harus lebih baik dari yang
kemaren, misalnya :
· bagaimana
meningkatkan rutinitas ibadah kita (terutama ibadah wajib), kalau dulu shalat
kita masih bolong-bolong maka kita punya program dari setelah evaluai ke depan
tidak ada lagi sholat yang ketinggalan, bahkan diusahakan ditambah dengan
shalat sunahnya.
· atau
kalau tahun lalu kita jarang membaca Al-Qur’an, maka setelah evaluasi ke depan,
akan memanfaatkan waktu luang digunakan sebagai waktu membaca Al-Qur’an bahkan
akan berusaha mendawamkan (konsisten/istiqomah) membaca al-Qur’an setiap ba’da
shalat wajib, walaupun satu ayat.
· mungkin
juga, kalau dulu kita sering merasa sayang dengan harta yang kita miliki
sehingga jarang kita bersedekah, setelah evaluasi ke depan, akan berusaha untuk
bersedekah walau hanya dengan tenaga.
Itu
semua kita programkan dalam hati (tidak perlu seperti pengurus koperasi dicatat
kemudian dilampirkan dalam Laporan Pertanggungjawaban), hanya kita dan Allah
saja yang tahu.
Semoga apa yang saya tulis ini bermanfaat bagi kita, dan mulai sekarang ke depan amal ibadah kita akan bertambah kuantitas dan kualitasnya, aamiin.
