بِسْمِ الّلّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Di era abad ini, budaya membaca mengalami perubahan dan tantangan baru. Kemajuan teknologi telah membawa kemudahan akses ke informasi melalui internet dan perangkat digital. Ini memberi peluang bagi orang-orang untuk mengakses berbagai bahan bacaan dari berbagai sumber.
Namun, di sisi lain, peran teknologi juga dapat menjadi tantangan dalam mendorong budaya membaca yang mendalam. Penggunaan perangkat digital, seperti smartphone dan media sosial, kadang-kadang mengalihkan perhatian dan mengurangi waktu yang dihabiskan untuk membaca buku atau materi yang lebih mendalam.
Meskipun demikian, banyak upaya yang dilakukan untuk memromosikan budaya membaca di era ini. Perpustakaan digital dan platform e-book memungkinkan orang untuk mengakses buku-buku dalam berbagai format di mana saja. Komunitas literasi dan klub buku juga berkembang untuk memfasilitasi diskusi dan berbagi pengetahuan.
Agar budaya membaca terus berkembang, penting mendorong warga sekolah untuk membaca secara aktif dan beragam. Mendukung akses ke buku dan sumber informasi yang relevan, serta memotivasi generasi muda untuk membaca sejak usia dini, merupakan langkah penting dalam memperkuat budaya membaca di era abad ini.
Inilah program literasi SDN Margaluyu,yaitu membangun budaya sekolah yang literat dengan pembiasaan membaca buku selama sepuluh menit sebelum masuk kelas setiap hari Rabu. Untuk meningkatkan minat baca di kalangan peserta didik, pihak sekolah memberikan reward sebagai apresiasi bagi pembaca buku terbanyak dan melakukan refleksi terhadap buku yang telah dibaca untuk menerapkan kecakapan abad XXI pada diri peserta didik (berpikir kritis, berpikir kreatif, kolaborasi dan komunikasi).
Membaca memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan pengetahuan anak.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa membaca sangat penting untuk perkembangan pengetahuan anak, diantaranya :
1.Perkembangan Bahasa: Membaca membantu anak memperluas kosakata dan memahami struktur kalimat. Ini mendukung perkembangan kemampuan berbicara dan menulis dengan baik.
2. Pengetahuan Umum: Melalui membaca, anak dapat mengenal berbagai topik, tempat, orang, dan peristiwa. Ini membantu memperluas pengetahuan mereka tentang dunia di sekitarnya.
3.Kreativitas dan Imajinasi: Buku-buku cerita dan fiksi membangkitkan imajinasi anak dan mendorong kreativitas mereka.
4. Peningkatan Daya Ingat: Membaca membantu melatih daya ingat anak karena mereka harus mengingat detail dan alur cerita.
5. Peningkatan Kemampuan Berpikir: Buku-buku non-fiksi dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak karena mereka dipaparkan pada informasi dan argumen yang berbeda.
5. Keterampilan Sosial: Membaca buku yang menggambarkan karakter dan hubungan sosial membantu anak memahami dinamika hubungan dan keterampilan sosial.
6. Pengetahuan tentang Budaya: Membaca buku dari berbagai budaya membantu anak memahami keragaman dunia dan meningkatkan pemahaman lintas budaya.
7. Kemandirian: Membaca memberikan akses pada pengetahuan yang dapat dipelajari sendiri, memfasilitasi kemandirian dan pembelajaran seumur hidup.
8. Peningkatan Pencapaian Akademik: Anak-anak yang membaca secara teratur cenderung memiliki kemampuan akademik yang lebih baik dan keberhasilan di sekolah.
9. Kesempatan untuk Bermimpi dan Belajar: Membaca membuka pintu untuk peluang belajar tanpa batas dan membantu anak bermimpi tentang masa depan yang lebih baik.
Oleh karena itu, membaca adalah fondasi yang krusial dalam membentuk pengetahuan, kreativitas, dan keterampilan anak-anak, serta membantu mereka tumbuh menjadi individu yang berpengetahuan luas dan berpikiran terbuka.
