بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Andai aku punya sayap
Kuingin membawamu terbang lepas
Ke negeriku yang penuh kedamaian
Pesonamu yang lugu
Putera-puteri Palestina
Bola matamu yang indah
Memancarkan sinar kerinduan
Yang terpendam jauh di lubuk angan
Kerinduan atas sebuah perdamaian
Jerit tangismu yang menembus langit dan menghablur bercampur gumpalan asap hitam
anganmu terhempas di balik puing-puing reruntuhan
Butiran air matamu laksana mutiara yang berlumur darah
Namun tetap berkilau menyuarakan gema takbir
Bersama rintihan karena menahan rasa sakit di tubuh mungilmu
Hingga kau temukan cahaya kedamaian di sisi Rabbmu
Tengadah tanganmu tak berarah
Seakan ingin menyentuh para pembela yang punya empati
Di manakah pelukan seorang ummi
Dimanakah teman-teman yang selalu bermain bersama bermandikan cahaya mentari pagi
Tak ada lagi kepakan sayap merpati yang mengajak terbang bebas seperti mereka
Dimanakah masjid tempatmu melantunkan rayuan kalam ilahi
Dimanakah sekolah tempatmu mengukir asa
Semuanya kulihat tinggal puing-puing yang menghancurkan sebuah peradaban anak manusia
Dimanakah nurani kemanusiaan mereka?
Kuingin memelukmu dalam dekapan hangatku
Wahai kupu-kupu surgaku
Kuingin mengajakmu terbang lepas meninggalkan kebiadaban mereka
Walau tanganku tak sampai
Walau rindu hanya kutitip pada angin malam
Namun untaian bait-bait do'aku selalu melangit untukmu yang teraniaya
#we stand with Palestina, free Palestine, save Palestine🇮🇩🇵🇸