Di pagi yang masih berselimut kabut
Terhampar ladang amal yang tak pernah surut
Diujung kata yang tak berurut
Terpendam geliat literasi yang terpaut
Namun, di antara hampa yang menggelayut,
Ada cahaya yang tetap bersinar membalut
Menerangi lorong gelap hati dalam kemelut
Menyiratkan harapan yang bersambut
Meski waktu terus berlalu,
Rasa haus akan ilmu tak pernah jemu
Cahaya menyingkap kabut kelabu
Menyemai kekuatan dalam harapan yang semu
Akhirnya, di ujung perjalanan yang tak pasti,
Kita temukan arti dari segala misteri,
Bahwa setiap detik yang terlewati,
Adalah sebuah kehidupan yang patut disyukuri.
Maka, biarlah kegelapan enyah dari lubuk hati,
Sebagai pengingat akan kekuatan yang tak pernah mati,
Di dalam setiap untaian butir doa yang terpatri
Kita temukan lorong yang tak tersentuh waktu nan abadi.
