DIKSI INDAH UNTUK PUISI

 بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

A

1.     Abap : Bunga / Kembang Api

2.     Abhati : Cahaya Agung

3.     Adorasi : Pengorbanan

4. Adiwarna : Bagus sekali, Indah Sekali

5. Adikara : Kekuasaan, Berkuasa, Berwibawa

6.     Afsun : Pesona

7.     Agah : Tatap

8.    Ajun : Maksud

9.    Akara : Bayang

10.    Aksa : Jauh (KBBI) / mata

11.    Aksama : Ampunan

12. Alap : Bagus

13. Amaraloka : Dunia cinta kasih

14. Ambivalen : Mencintai dan membenci pada orang yang sama

15. Ambu : Aroma

16. Anak Dara : Anak perempuan yang sudh mencapai usia remaja dan belum kimpoi

17. Anala : Api

18. Anantara : di antara

19. Anca : RIntangan

20. Abacai : Hacur (minang), abai

21. Ancala : Gunung (KBBI)

22. Andam Karam : Lenyap

23. Angggara : Buas, liar

24. Anila : Angin

25. Anindita : Sempurna

26. Anindya : Cantik Jelita

27. Anitya : Tidak Kekal

28. Apatis : Acuh tidak acuh

29. Arkais : Berhubungan  dengan masa lalu atau cerita kuno, tidak lazim dipakai lagi

30. Arkian : Sesudah itu; kemudian dari itu

31. Arumi : Harum, wangi 

32. Arunika : Fajar atau matahari terbit 

33. Astu : Puji, alem, sembah

33. Asmaraloka : Dunia (alam) cinta kasih

34. Asrar : Rahasia

35.Astu : Puji

36. Atma : Jiwa, arwah, sukma

37. Ayut : Bersetubuh, bersenggama

38. Ayar : air

B

1. Bagaskara : Matahari

2. Baka : Abadi, awet, kekal, lestari, qadim

3. Baswara : Berkilau, bercahaya

4. Bekile : Makan yang dilakukan secara bersama-sama

5. Belungsang : Bentak / Hardik

6. Bena : Menarik / Ombak dan banjir

7.  Benawat : Sombong

8.  Berahi : Perasaan cinta antara 2 orang berlainan jenis

9.  Bhama : Nafsu

10. Bilur : Luka panjang pada kullit (Seperti kena cambuk)

11. Birai : Dinding berukuran rendah di tepi jembatan atau tangga

12. Bongko : Mati (Jawa Kasar)

13. Buhul : Ikatan / simpul

C

1.  Candala : Rendah, hina, nista ; kata sifat (KBBI) / rendah diri 'nggak pede' ; kata kerja (KBBI)

2. Candramawa : Hitam bercampur putih / Bulu kucing (KBBI) / Kebijakan

3.  Ceraki : Pedagang bahan obat / jamu

4.  Citta :  Maksud hati, pikiran

5.  Cumbana : Mencium

6.  Cumbanarasa : Kenikmatan bersenggama

D

1.  Dahayu : Cantik, molek, elok

2.  Daksa : Badan (KBBI)

3.  Dama : Cinta Kasih 

4.  Dampo : Sapaan orang tua yang mengadopsi anaknya (Saudara)

5.  Dayita : Kekasih

6.  Dersik : Desir, bunyi angin (KBBI)

7.  Dewana : Tergila-gila

8. Diksi : Pilihan kata yang tepat atau selaras

9. Diperdom : Dimaki dengan kata makian "Perdom"

10. Dore : Lumpur yang sangat cair, dalam dan dapat enghisap objek yang jatuh ke dalamny (lumpur hisap)

E

1.  Efemeral : Tidak kekal hanya bersifat sesaat

2.  Eminser : Potongan yang sangat tipis dari daging, buah atau sayur

3.  Eonoia : Pemikiran yang indah dan baik 

F

1. Faktisius : Nggak asli, tiruan, imitasi

2.  Fiat : Persetujuan yang diberikan secara penuh atau sah dan biasanya digunakan dalam kontek formal

G

1.  Galaksi : Gugusan bintang

2.  Galau : Berat otak, bingung, kacau karut, karuut

3. Gamang : Merasa takut, ngeri, serta khawatir ketika melihat ke bawah

4.  Gata : Telah pergi

5.  Gelabah : Sedih / gelisah

6.  Gemintang : Peta bintang, rasi bintang

7.  Geni : Api

8.  Geniwara : Ritual berpuasa dengan makanan yang dimasak dengan api

9.  Genosida : Pembunuhan besar-besaran secara berencana terhadap suatu bangsa atau daerah

10. Genta : Lonceng besar

11. Gorilya : Pencuri, maling, pencolong 

H

1.  Halai-balai : Kusut, tidak keruh, terlantar

2.  Harsa : Gembira / bahagia, kegembiraan

3.  Hasta Karya : Kerajinan tangan / swakarya

4.  Hidu : Mencium aroma / bau

5. Hirap : Hilang (KBBI) 

6.  Hirta : Lumpur yang sangat halus, bewarna kuning atau kehijauan dan sering ditemukan menempel pada pipa air

7.  Holokaus : Penghancuran / pembuhan sistematis di seluruh wilayah kekuasaan nazi

I

1.  Idrak : Dalam keadaaan merasaka, mencapai, mengetahui, mengsafi (sesuatu) yang diperoleh melalui pancaindera, akal dan batin

2.  Ina : Matahari pagi atau fajar

3. Indurasmi : Sinar rembulan 

J

1.  Jamanikaa : Tirai atau tabir

2. Janardana : Menggairahkan

3.  Japri : Jalur privat, jalur pribadi

4. Jeremba : Mengulurkan tangan (untuk mencapai sesuatu), menggapai

K

1.  Kalbu : Hati

2. Kalis : Suci, bersih, murni

3. Kama : Dipuja 

4.  Kampa : Getaran

5. Kampana : Mempunyai getaran

6.  Kenes : Anak kecil yang lincah dan terus aktif/genit

7.  Ketaksaan : Keraguan tentang makna, ambiguitas

8.  Kimpoidra :  Rajanya pujangga 

9.  Kirana : Sinarnya cantik dan molek 

10. Kiwari : Modern, kin dan kontemporer

11. Klandestin : Secara diam-diam atau rahasia

12. Kulacino : Bekas air di meja akibat gelas dingin atau basah

1.  Lajnah : Panitia / komisi

2.  Laknat : Kutuk, seranah, serapah ,sumpah

3.  Lakuna : Ruang kosong / bagian yang hilang 

4.  Ligar : Berligar-ligar / berputar-putar

5.  Lintang : Bintang

6.  Lokawigna : Pengganggu dunia

M

1.  Madah : Kata-kata pujian / berpanjang-panjangan

2.  Mala : Sengsara

3.  Mangata : Bayangan bulan di air yang terbentuk seperti jalan

4.  Mangkus : Efektif, berhasil guna

5.  Masygul : Bersusah hati karena suatu sebab; sedih; murung

6.  Matrik : Batas / pembatas

7.  Mega : Awan

8.  Megar : Mekar (Jawa)

9.  Membacang : Menahan

10. Meraki : Melakukan sesuatu dengan cinta, kreativitas dan sepenuh jiwa

11. Mudita : Perasaan bahagia melihat kebahagiaan orang lain

N

1.  Nabastala : Langit 

2.  Nayanika : Mata yang indah dan memancarkan daya tarik

3.  Nirmala : Tanpa cacat, cela, bersih dan tidak bernoda

4.  Nuraga : Empati dan berbagi rasa 

P

1.  Padika : Syair

2.  Padikaku : Metode

3.  Padma : Teratai merah

4.  Padmarini : Indah serta tajam

5.  Pahang : Tangkai bunga

6.  Pair jantungku : Detak jantungku tidak normal

7.  Paksa : Sayap / separuh bulan

8.  Palapa : Memikat serta menarik hati

9.  Palawa : Bersemi

10. Panasea : Obat untuk semua penyakit / kesulitan

11. Pancarona : Bermacam warna / Panca warna ( KBBI)

12. Payoda : Awan / Awan yang menghasilkan air

13. Pedar : Benci, antipati, berang, bingit

14. Perdom : Kata untuk memaki

15. Petrikor : Aroma tanah saat terkena hujan

16.  Pilau : Perahu

17.  Pilon : Tidak tahu apa-apa

R

1.  Rahara : Perempuan yang usisa yang selayaknya menikah

2.  Rahsa : Rasa / Rahasia

3.  Rajaswala : Penuh nafsu

4.  Recaka : Bernafas

5.  Rimpuh : Sudah tua sekali

6.  Risak : Mengusik / mengganggu 

7.  Rodra : Kejam

8.  Romansa : Novel / atau kisah prosa lainnya yang berciri khas tindakan kepahlawanan, kehebatan dan keromantisan dengan latar belakang historis atau imajiner

9.  Rucira :  Cemerlang

10.  Ruciragati : Luwes

11. Rucita : Gemerlap

12. Rudira : Darah

13. Rudita : Ditangisi

14. Rundung : Mengganggu, mengusik terus-menerus, menyusahkan

S

1.  Saban : Tiap-tiap

2.  Sabana : Padang rumput yang ada pohonnya

3.  Sangkil : Efektif,efesiesn, beradaya guna

4.  Sarayu : Hembusan angin / angin

5.  Savana : Tidak baku dari sabana

6.  Sawala : Debat

7.  Sehari : Sebahu, sebau, sehaluan, sepakat, sependirian, sepikiran dan seragam

8.  Semenjana : Menengah, sedang yang biasa merujuk pada kasta

9.  Sempena : Berkah (KBBI)

10. Senandika : Percakapan tokoh dengan dirinya sendiri

11.  Sepai : Berpecah menjadi kecil dan berserak kemana-mana

12. Seracik : Seiris

13. Serendipiti : Menemukan sesuatu yanng menyenangkan saat tidak bermaksud mencarinya

14. Shyam : Kegelapan malam

15. Suar : Nyala api (cahaya) untuk tanda

16. Subtil : Halus, lembut

17. Sumarah : Menyerah pada keadaan, pasrah

18. Suryakanta : Kaca pembesar

19. Swakarya : Hasil karya sendiri

20. Swastaita : Matahari terbenam / sore har

21. Swastamita  : Pemandangan indah matahari terbenam

T

1.  Takaluf : Mengutamakan formalitas sampai menyulitkan diri sendiri

2.  Taklif : Menyerahkan beban (tugas kewajiban) yang sangat berat

3.  Terdayuh : Sedih

4.  Tergamang : Merasa kesunyian

5.  Teyan : Donasi / menyumbang

6.  Tirta Airmata : Air kehidupan

U

1. Ufuk : Kaki langit 

2.  Ugem : Berpegang (teguh) 

V

1.  Visus : Ketajaman penglihatan / jernihnya pandangan (biasa digunakan dalam kedokteran) 


W

1.  Wasana : Kekuatan bawa sadar yang memengaruhi karakter

2.  Weharima : Kerja sama, gotong royong

3.  Wekel : Rajin dan sunggguh-sungguh; tekun

4.  Wiyata : Pengajaran / pelajaran








































Abap: Bunga, Kembang Api

Abhati : Cahaya Agung

Adiwarna : Bagus sekali, Indah Sekali

Adikara : Kekuasaan, Berkuasa, Berwibawa

Adorasi : Pengorbanan

Afsun : Pesona

Agah : tetap

Ajun : Maksud

Akara : Bayang

Aksa : Jauh, Mata

Aksama : Ampunan

Alap : Bagus

Ambu : Aroma

Ambigu : Makna ganda

Anak Dara : Anak perempuan yang sudah mencapai usia remaja dan belum kawin

Anala : Api

Anantara : Diantara

Anca : Rintangan, Kerugian

Ancala : Gunung

Anggara : Liar, Buas

Anila : Angin

Anindita : Sempurna

Anindya : Cantik Jelita

Anitya : Tidak Kekal

Arkais : Beciri kuno dan tua, tidak lazim dipakai lagi (tentang kata)

Arumi : Wangi, Harum

Arunika : Waktu matahari terbit

Asmaraloka : Dunia (alam) cinta kasih

Asrar : Rahasia

Astu : Puji

Atma : Jiwa

Ayar : Air

Bagaskara : Matahari

Baka : Abadi, Kekal

Baskara : Matahari

Baswara : Berkilau, Bercahaya

Belungsang : Bentak, Hardik

Bena : Menarik, Banjir, Ombak

Benawat : Sombong

Bernas : Berisi Penuh, Semakin Berisi

Bhama : Nafsu

Bianglala : Pelangi

Buana : Dunia

Buntara : Gairah, Semangat

Bumantara : Langit

Candala : Rendah diri

Candramawa : Hitam bercampur putih

Chandra : Bulan

Citraleka : Pejabat penulis prasasti

Citta : Maksud Hati, Pikiran

Cumbana : Mencium

Dahayu : Cantik, Molek, Elok

Daksa : Badan, Tubuh

Dama : Cinta Kasih

Dayita : Kekasih

Dekap : Peluk

Derai : Tiruan bunyi titik-titik air hujan yang jatuh, Butir-butir

Dersik : Desir angin

Dewana : Tergila-gila

Efemeral : Tidak Kekal, Bersifat Sementara

Eka : Satu

Elegi : Syair ratapan dan dukacita

Eunoia : Pikiran baik, Pemikiran yang indah

Faktitus : Imitasi

Gapah : Cakap, Lincah

Gata : Telah Pergi

Gelabah : Kemenangan

Gelebah : Sedih, Gelisah

Gundah : Sedih, Bimbang, Gelisah

Haki : Energi Spiritual

Harsa : Kegembiraan

Hima : Kabut

Hirap : Hilang

Ina : Matahari Pagi/Senja

Indurasmi : Sinar rembulan

Jamanika : Tirai, Tabir

Janardana : Menggairahkan

Jaremba : Menggapai

Kalis : Bersih, Murni, Suci

Kama : Dipuja

Kampa : Getaran

Kampana : Mempunyai Getaran

Kaprah : Biasa, Lumrah

Kawi : Penyair

Kenes : Lincah, Genit

Kenya : Gadis

Kirana : Sinar Cantik & Molek

Korelasi : Hubungan Timbal Balik

Lokawigna : Penganggu dunia

Lunglai : Lemah sekali

Mahligai : Istana

Mangata : Bayangan bulan di air yang berbentuk seperti jalan

Mangkus : Efektif

Masygul : Bersusah hati, Sedih, Murung

Matrik : Batasan

Mega : Awan

Meraki : Tindakan dengan jiwa, kreativitas dan cinta

Merapah : Merantau

Miang : Lugut

Nabastala : Langit

Nayanika : Mata indah

Nestapa : Sedih Sekali, Susah Hati

Nirwana : Surga

Nirmala : Tanpa cacat, Suci, Sempurna

Padmarini : Indah serta tajam

Payoda : Awan

Persistensi : Gigih, Kukuh, Tekun, Terus menerus

Petrikor : Aroma harum tanah saat terkena air hujan

Pilau : Perahu

Pilon: Tidak tahu apa-apa

Pitarah : Pendahulu, Leluhur

Redum : Mendung

Relikui : Benda keramat

Repui : Rapuh, Lembah

Rimpuh : Sudah tua sekali

Rinai : Gerimis, Rintik-rintik

Saban : Tiap-tiap

Sahaja : Sederhana

Sangkil : Efisien

Sedari : Sejak

Sekala : Sewaktu-waktu

Semenja : Sedang, Menengah

Sempena : Berkah

Senandika : Percakapan dengan diri sendiri

Sendu : Sedih, Pilu, Dukacita

Serayu : Hembusan angin

Sporadis : Tidak tentu, Kadang-kadang

Suar : Nyala api sebagai tanda

Subtil : Halus, Lembut

Sumarah : Menyerah kepada keadaan, Pasrah

Swastamita : Waktu matahari terbenam

Tafakur : Merenung

Taklif : Penyerahan beban yang berat

Tandang : Berkunjung, Bertamu

Temaram : Remang-remang

Termaktub : Tertulis, Tercantum

Tikam : Menusuk Tajam, Tusukan

Ufuk : Kaki langit

Ugem : Berpegang teguh

Umbu : Nenek Moyang

Urgensi : Sangat Penting

Visus : Penglihatan tajam

Widya : Pengetahuan

Semoga bermanfaat!






















Sebuah Komunitas Belajar, Berkarya dan Berbagi Manfaat bagi Ummat.
0896-5422-30-30